SBAANEWS.ID||PEBAYURAN – Goloran atau kerja bakti pembersihan sampah enceng gondok di saluran irigasi dari BKG ( Bendung Kedung Gede) 35 hingga BKG 38 secara paralel se-Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa-Barat Selasa, 06/10/2026
Hadir dalam kerja bakti ini terdiri unsur masyarakat ,dari para petani ,Tokoh Msyarakat , anggota BPD ,Balai Pertanian , PJ. Kades Desa se-Kecamatan Pebayuran, Pemerintah Kecamatan, Polisi Sektor Pebayuran, Koramil.
Goloran ini bertujuan untuk membersihkan, mengangkat tanaman enceng gondok yang berada di BKG 35 hingga BKG 38 yang menghambat pendistribusian air ke setiap saluran irigasi ke persawahan yang ada di empat Desa di Kecamatan Pebayuran
Lokasi Empat desa yang ada di BKG 35 hingga BKG 38 yaitu Desa Karang jaya, Desa Karang reja, Desa Karang harja, dan Desa Karang segar Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi
Dampak dari sampah tanaman eceng gondok ini menyebabkan lajunya air terhambat dan tidak dapat menyuplai persawahan yang membutuhkan air untuk tanaman padi
Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah melaksanakan normalisasi saluran air dari awal September 2026 dari BKG 15 hingga 38 dan menargetkan seluruh rangkaian normalisasi jalur kritis sepanjang lebih dari 10 kilometer ini rampung paling lambat pada minggu ke dua Oktober 2026
Plt.Bupati Bekasi dr.Asep menjelaskan normalisasi saluran tersebut sekaligus merupakan langkah antisipasi pemerintah daerah dalam menghadapi dampak perubahan iklim, baik saat musim kemarau maupun hujan.
“Supaya ke depan kita memastikan jikalau ketika musim kemarau kita tidak dilanda kekeringan dan saat penghujan kita tidak dilanda kebanjiran,” ujarnya.







