SBAANEWS.ID || PEBAYURAN – Rapat Minggon Kelurahan Kertasari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, dihadiri perangkat kelurahan, Ketua RT dan RW, kader PKK, Kader Posyandu, PSM serta Bidan dari Puskesmas Pebayuran, Kamis (4/12/2025) di aula kelurahan setempat
Lurah Kertasari Putre Adi Wibowo, S.STP.,M.Si dalam sambutan mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah hadir dalam rapat minggon diakhir 2025 ini, Dia mengajak mendoakan saudara – saudara kita yang ada di Sumatera yang mengalami musibah banjir bandang.
“Mari kita doakan semua saudara kita yang ada di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat mendapat ketabahan, musibah cepat berlalu, kondisi kembali normal dan membaik, Alfatihah,” lirihnya
Lurah Kertasari juga mengucapkan syukur pembangunan Kertasari di tahun 2025 banyak juga yang terealisasi, mudahan mudahan pembangunan infrastruktur tahun 2025 yang blm terealisasi di tahun 2026 bisa terealisasi semua.
“Alhamdulillah kita sudah memiliki kendaraan ambulance, pemberian seragam untuk Ketua RT dan RW , serta penyediaan tenda untuk kematian di tiap dusun walaupun itu non-APBD, bisa kita adakan,” ucapnya.
Di tempat yang sama Kepala Seksi Pemerintahan, Enon Marliasari, SE, mengatakan ke depannya semua Ketua RT dan RW bisa ikut rapat minggon semuanya dan menjaga lingkungannya dengan mengajak warga mengadakan giat bersih-bersih yang dapat dilakukan seminggu sekali.
Sementara itu Bidan Puskesmas Pebayuran, Diyana Intan Permatasari, AMd.Keb, memberikan penyuluhan terkait kegiatan Survei Mawas Diri ( SMD ). Dalam paparannya Bidan Puskesmas mengatakan SMD merupakan kegiatan yang dilaksanakan Puskesmas dengan melibatkan peran serta masyarakat untuk bersama-sama mengidentifikasi permasalahan kesehatan di masyarakat serta menggali potensi-potensi yang dimiliki untuk memecahkan permasalahan tersebut.
Pentingnya diadakan kegiatan kelurahan Survei Mawas Diri adalah untuk mengatasi setiap masalah yang berhubungan dengan kesehatan warga masyarakat, sehingga desa bisa mengambil tindakan yang tepat untuk menangani masalah tersebut.
“Kami dari Puskesmas akan memberi pelayanan SMD dengan menemui warga setiap sebulan satu desa setiap hari selasa,” ungkapnya
Dalam rapat minggon ini ada sesi tanya jawab, ditambah suasana berjalan dengan humanis, penuh keakraban. Acara ditutup dengan doa serta pemberian makan siang.


















